Minggu, 19 Oktober 2008

PINASTHIKA


Setiap tahun memperhatikan

Pinasthika selalu berpesta makin megah

Di hotel - hotel mewah

Seperti Pesta pora ala priyayi jaman Belanda

Berharap layak sejajar genduren tetangga.

Alah-alah.


Kenapa tidak membuatnya seperti sekaten saja

Dipajang di lapangan bola

Atau alun-alun kota.

Dipertontonkan seperti komedi putar

Atau roda-roda gila.


Anggap saja memberikan edukasi iklan

Pada masyarakat yang selalu dianggap bodoh.

Belum cerdas menilai iklan cerdas

Belum terdidik menilai iklan pemenang penghargaan

Sehingga menjadi alasan biro iklan

Tidak mengeluarkan iklan yang konon kreatif.


0 komentar: